ku akui, aku memang berbeda dari mereka, tapi aku masih punya hati, masih peduli akan sesama, masih dapat menghargai perbedaan, masih dapat memaklumi apa yang terjadi antara aku dan mereka.
ku akui, aku bukan orang kaya yang punya harta melimpah, tapi aku masih punya hati, masih peduli kepada sesama, masih mau membantu walau aku tak punya rezeki cukup untuk diriku sendiri, tapi tetap kubagikan kepada mereka, tak sedikitpun aku berkeluh kesah akan kekurangan diriku.
ku akui, aku bukanlah orang yang terkenal seperti mereka, karena aku tak memiliki apa-apa, tapi kawan, inilah diriku, aku terima itu, karena Allah yang memberikan hadiah ini kepadaku.
kata orang aku kaya, punya pabrik roti bahkan sudah membuka cabang, punya kebun coklat, punya kebun nilam, punya tanah behektar-hektar, punya berbagai macam usaha. ku jawab dengan tegas, TIDAK. itu semua hanya titipan Allah yang diamanatkan kepada orang tuaku, itu semua bukanlah milikku, jadi tak pernah sedikitpun aku menyombongkan diri karena memiliki harta melimpah. aku hanya bisa bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh Allah kepadaku.
jadi jangan sombong, bersyukurlah atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah kepada kita semua. selamat untuk tetap bersyukur kawan (^_^)
No comments:
Post a Comment
terimakasih telah membaca dan meninggalkan komentar di blog ini, mohon maaf atas ketidak nyamanan yang kamu rasakan ketika berkunjung disini,.
jangan lupa untuk berkunjung kembali ya, dan nantikan kisah-kisah seru lainnya,. (^_^)